Milih Bete Atau Sukacita

Milih Bete Atau Sukacita

Keingetan pas tahun 2005, gue ambil kelas dan dapet internship (studi kerja) di Santa Monica, CA. Jaraknya sekitar 55 miles (sekitar 88 km) dari rumah gue. Gue mesti ke sana kira-kira 2-3 kali seminggu.

Alasan Untuk Bikin Bete (Bad Temper):

Duile… jauh banget, ngabisin bensin!

Macet pula, ngabisin waktu!

Bete soalnya nggak bisa dengerin musik, radio dan tape mobil gue rusaaak!

Panas di jalanan!

Pegel nyetir, lama bener nggak nyampe-nyampe!

Orang nyetir banyak yang reseh di jalan!

Alasan Untuk Bersukacita:

Tuhan masih kasih gue duit untuk beli bensin, Dia peliharaku, hallelujah!

Alasan gue harus beli bensin adalah karena Tuhan masih biarin gue punya mobil, puji Tuhan!

Akibat radio dan tape di mobil gue rusak, jadi gue bisa saat hening di hadapan Tuhan untuk mendengar suaraNya dan doa. Makin macet makin lama waktu doanya, puji Tuhan

Kalo gue kepanasan, puji Tuhan bahwa Tuhan masih biarkan matahari bersinar untuk umat manusia jadi tumbuhan bisa tumbuh sehingga kita nggak kelaparan.

Makasih Tuhan, gue punya tangan untuk bisa nyetir dan punya kaki untuk nginjek pedal gas.

Puji Tuhan buat orang yang nyetirnya reseh, Tuhan kasih kesempatan buat gue untuk mencintai mereka dengan mendoakan mereka agar berkat dan kasih boleh melimpah di dalam kehidupan mereka juga.

Apa Pilihanmu?

“Selalu dan mengenai apapun juga, hendaklah kalian mengucap terima kasih kepada Allah Bapa, atas nama Yesus Kristus Tuhan kita” (Ef 5:20).

Ah Tuhan, Kau ada-ada aja, tentu kupilih sukacita dong. Kalo bete bikin tambah bete. Kalo sukacita jadi tambah sukacita, yoi kan?

Amen!

Obrollers: Gimana pengalamanmu dalam memutarbalikkan sesuatu yang bikin sebel jadi sesuatu yang berkemenangan? Tulis di comment ya…


Bro Chan – Life Coach
Image is licensed under Flickr’s Creative Commons

Tags:

About Bro Chan .

Chanuka Erdita (a.k.a. Bro Chan) adalah pendiri dan editor dari IgnitedHeart.com dan WarungSurgawi.com.


Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

4 Responses to “Milih Bete Atau Sukacita”

  1. Alwyn November 12th, 2011 at 9:52 am #

    That is so trueeeeeeee…….. there are always choices, entah dalam hal besar atau kecil, either kita mau bete atau bersukacita…. and we have to make that choice. Sukacita menuju kepada berkat dan kehidupan. Amen. Thanks Bro, I am even more inspired.. =)
    And I’m praying for those who are hard to see the choices and hard to memutarbalikkan keadaan menjadi suatu berkat dan kemenangan..

    • Bro Chan November 12th, 2011 at 11:27 am #

      Alleluia Alwyn! Allah adalah kasih. Dan kasih selalu memberikan pilihan dan selalu menciptakan pilihan. Mohon dukungan doanya terus buat Warung kita bro…

  2. Alwyn November 18th, 2011 at 10:10 pm #

    Bro, boleh aku pake tulisan Bro Chan ini untuk sebuah buku renungan katolik yang akan diterbitkan di Jakarta?

    Aku singkat dan edit menjadi seperti dibawah ini (lebih baku bahasanya). Let me know ya Bro kl boleh/ga boleh. Aku pikir ini akan memberkati lebih banyak orang… =)

    Alw
    —————————————-

    Pada tahun 2005, saya mendapatkan sebuah pekerjaan di sebuah kota yang jaraknya sekitar sekitar 88 km dari rumah. Ada 2 hal yang bisa menjadi sikap saya dalam menghadapi tantangan ini:
    1. Untuk menjadi Bete (Bad Temper):
    • Jauh sekali dan macet! Menghabiskan bensin dan waktu saja!
    • Saya bete karena tidak bisa mendengerkan musik karena radio-tape di mobil sedang rusak!
    • Cuacanya panas sekali di perjalanan! Tangan dan kaki saya pegel menyetir tapi belum sampai juga!
    • Pengemudi lain banyak yang ugal-ugalan di perjalanan!

    2. Untuk menjadi sukacita:
    • Tuhan masih memberikan uang untuk membeli bensin dan memberkati saya dengan mobil ini, puji Tuhan!
    • Akibat radio-tape di mobil rusak, maka saya bisa hening dan berdoa. Semakin macet, semakin lama doanya, puji Tuhan!
    • Kalau saya kepanasan, puji Tuhan bahwa Tuhan masih membiarkan matahari bersinar untuk umat manusia.
    • Terima kasih Tuhan, saya punya tangan untuk menyetir dan kaki untuk menginjak pedal gas.
    • Puji Tuhan untuk orang yang menyetir ugal-ugalan, Tuhan memberikan kesempatan untuk mencintai mereka dengan mendoakan mereka agar berkat dan kasih Tuhan dapat melimpah di dalam kehidupan mereka juga.

    Pertanyaannya, apakah pilihan kita? Bete atau sukacita? Renungan ini disadur dari Chanuka Erdita di http://www.WarungSurgawi.com.

    • Bro Chan November 19th, 2011 at 7:34 pm #

      Thank you bro untuk meletakkan nama dan website warung kita di bawah. Jadi memuat artikel ini bisa jadi sarana untuk menyebarkan kabar gembira warung kita man… Go for it! Semoga bisa jadi berkat….

Leave a Reply

Page 1 of 11