Ernest, Sahabat Seperjalanan Menuju Bapa

Ernest Sahabat Seperjalanan Menuju Bapa

Gue kenal Ernest pas retreat tahun 1999. Anaknya kalo becanda asyik. Udah gitu bisa main musik pula. Sang ksatria bergitar merah. Ada satu sinar kasih dalam hatinya yang menarik perhatian gue. “Wah, anak gaul dan main musik pula, boleh hatinya gue bakar dengan api surga nih,” gue bergumam sendiri.

Gue inget saat itu ada acara kesaksian di retreat. Ada 2 orang yang diminta untuk bersaksi, yang satu gue, dan yang satu lagi, yah si Ernest. “Wah ini anak bau surganya bener-bener boleh nih ditangkep untuk kemuliaan Tuhan!” itu yang gue pikir. Sejak retreat itu kita jadi kenal deket. Pulang retreat, Tuhan gerakkan gue untuk bawa Ernest dalam doa secara khusus.

Ksatria bergitar ini satu hari nongol di Persekutuan Doa (PD) Hallelujah. Gue seneng banget dan mohon agar Tuhan sendiri yang bekerja dalam dirinya malam itu. Setelah ngobrol dan denger kesaksian Ernest, gue tahu bahwa malam itu adalah “Point of No Return” buat Ernest.

Dia jadi sesama pemuja Tuhan yang hatinya menyala oleh Kristus.

Ernest terus bertumbuh dalam iman dan lewat Ernest, Tuhan beri gue seorang sahabat seperjalanan menuju Bapa. Perjalanan panjang dan berliku ini sepi kalo dijalani sendiri. Tuhan kirim Ernest untuk berbagi banyak tawa dan airmata.

Adalah satu kehormatan dari Tuhan bahwa gue boleh lihat Tuhan Yesus ubah kehidupan Ernest sedikit demi sedikit untuk semakin serupa dengan Allah. Saat ini kalo gue lihat Ernest, gue lihat kasih dan kerendahan hati yang sungguh-sungguh surgawi. Gue boleh melihat Yesus secara nyata melalui dia.

Sip Nest, mari kita terus jalan bareng menuju Tuhan. Semua buat kekasih jiwa kita, Tuhan Yesus, yang udah beli kita dengan darahNya yang mahal di kayu salib. Lu selalu jadi perpanjangan hati Tuhan untuk mengobati, merawat, dan menghibur saat gue lagi terpuruk. Kita melonjak bersama merayakan Tuhan, bro!

“Semuanya ini kukatakan supaya kalian mendapat sejahtera karena bersatu dengan Aku. Di dunia kalian akan menderita. Tapi tabahkan hatimu, Aku sudah mengalahkan dunia” (Yoh 16:33).


Bro Chan – Life Coach

Tags:

About Bro Chan .

Chanuka Erdita (a.k.a. Bro Chan) adalah pendiri dan editor dari IgnitedHeart.com dan WarungSurgawi.com.


Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

2 Responses to “Ernest, Sahabat Seperjalanan Menuju Bapa”

  1. Alwyn December 27th, 2011 at 7:32 pm #

    Jadi inget waktu dulu retret ke Midwest sini yg ada Ernestnya juga… =)
    God bless you two…

    • Bro Chan December 28th, 2011 at 5:08 pm #

      Alleluia man! Ernest salahsatu sahabat perjalanan yang Tuhan pake untuk mendampingi gue juga, bro… Sip!

Leave a Reply

Page 1 of 11