
Oleh: Tante Erlina
Masa kecilku, biasa-biasa saja
Tak banyak teman, kupunya
Sering kubermain sendiri
Tak ada tempat untuk mengadu
Masa remajaku bersenang-senang
Bersuka ria mengikuti pergaulan
Masa dewasa kumasuki
Mulai mencari-cari makna hidup ini
Perselisihan... pertengkaran...
penderitaan... kesusahan...
Kegembiraan... silih berganti...
Bagaikan makanan sehari-hari
Hingga tiba saatnya...
Waktu yang telah ditentukan
Mata dan hatiku terbuka
Aku rindu akan "Tuhanku"
Aku ingin mengenal "Tuhanku"
Dimanakah... "Dia"?
kemanakah aku harus mencariNya?
Layakkah aku ini???
Ketika kumelihat masa laluku
Nampaknya aku orang yang tak beruntung
Sahabat tak kupunya
Masa laluku tak ada yang patut dibanggakan
Tetapi... setelah kukenal "Tuhanku"
Aku dapat melihat dan merasakan
Betapa beruntungnya aku ini
Sebab betapa besarNya Kasih "Tuhanku" padaku
”Tuhanku...” sahabatku
Masa kecil sendiri, itu yang Tuhan ajarkan untuk mandiri
Masa remaja bersenang-senang, mengajarkan kebahagiaan yang tak kekal di dunia ini
Di masa dewasa Tuhan limpahkan berkat yang tak berkesudahan didalam hidupku Keluarga yang utuh dan patuh
Segala kebutuhanku dipenuhiNya
Di masa tua, “Tuhanku” memberi kesempatan melihat semua itu
Betapa sayangNya dan tak pernah meninggalkan umatNya
Walaupun aku manusia yang penuh dosa ini
Tak henti-hentiNya Ia membimbingku
Setiap hari... setiap waktu... setiap detik...
BerkatNya selalu melimpah... yang dapat kurasakan
Karena “Tuhanku” ada di hatiku
Tak jauh dariku![]()
Sep 24, 2008
Berkat Tuhan Melimpah Atasku
Labels:
Curhat ke Tuhan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment